ASSALAMU'ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH

Senin, 28 Mei 2018

Keistimewaan Serai

Bagi orang Indonesia, nama batang daun serai bukanlah hal yang asing didengar, terutama orang- orang yang berkutat di dapur. Hal ini dikarenakan seringkali daun serai dijadikan bumbu untuk berbagai masakan khas. Hal itu karena pada bumbu masakan serai nantinya akan memunculkan aroma masam seperti lemon, yang berguna untuk meningkatkan cita rasa makanan/ masakan.

Adapun tanaman Serai atau sereh ( Cymbopogon citratus ) itu sendiri merupakan tumbuhan rumput-rumputan budidaya yang berasal dari India. Serai digunakan sebagai obat di India dan sebagai bumbu kuliner di Asia dan Amerika. Tumbuhan ini dapat tumbuh hampir dimana saja asalkan berada pada cuaca hangat dan semi-tropis.

Tumbuhan ini memiliki bentuk panjang, ramping, halus-kasar, dan batangnya merah. Serai dapat tumbuh sepanjang tahun dan dapat dipanen dengan hanya memotong daun dari batangnya (hal ini dilakukan agar serai dapat segera tumbuh kembali) atau ditarik keluar dari tanah hingga akarnya. Untuk mengenal lebih lanjut tentang tanaman serai berikut klasifikasi/ taksonomi tanaman serai/ sereh (Cymbopogon citratus).

Klasifikasi Tanaman Sereh/ serai (Cymbopogon citratus)

Kingdom : Plantae (Tumbuhan)

Sub-Kingdom : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)

Super Divisio : Spermatophyta (Menghasilkan biji)

Divisio / Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)

Classis / Kelas : Liliopsida (berkeping satu / monokotil)

Sub-Classis : Commelinidae

Ordo / Bangsa : Poales

Familia / Famili : Poaceae (suku rumput-rumputan)

Genus / Marga : Cymbopogon

Species / Jenis : Cymbopogon citratus

Selain serai bermanfaat untuk bumbu masakan/ kuliner, juga daunnya maupun air rebusan serai memberikan manfaat kesehatan yang sangat penting. Bahkan daun serai sering dibuat sebagai bahan obat-obatan herbal karena berbagai manfaat kandungan di dalamnya. Beragam manfaat obat dalam kandungan serai diantaranya bersifat anti-bakteri, anti-jamur dan anti-mikroba dan dimanfaatkan di seluruh Asia Tenggara, benua Afrika dan benua Amerika.

Hal ini sereh juga sudah diolah untuk diambil minyak atsirinya yang disebut dengan minyak sereh untuk berbagai keperluan termasuk aromaterapi, minyak gosok untuk mengurangi nyeri serta melancarkan peredaran darah. Sereh adalah gudang nutrisi aromatik penting yang memberikan berbagai manfaat kesehatan. Sereh/ serai juga merupakan sumber vitamin penting seperti vitamin A, B1 (tiamin), B2 (riboflavin), B3 (niasin) B5 (asam pantotenat), B6 (pyridoxine), folat dan vitamin C. Juga menyediakan mineral penting seperti potasium , kalsium, magnesium, fosfor, mangan, tembaga, zinc/seng dan zat besi yang dibutuhkan untuk fungsi tubuh yang sehat.

Begitu banyaknya kandungan serai yang bermanfaat untuk kesehatan, misalnya dapat membantu mengurangi gangguan lambung, insomnia, gangguan pernafasan, demam, nyeri, infeksi, rematik dan edema. Pertahanan Antioksidan ramuan sereh akan membantu untuk mempertahankan tingkat kolesterol, kesehatan selular, sistem saraf, kulit yang sehat dan sistem kekebalan tubuh. Sereh juga efektif dalam mengobati diabetes tipe 2, kanker, obesitas dan membantu detoksifikasi. Hal ini banyak digunakan dalam aromaterapi dan membantu untuk mengurangi kelelahan, kecemasan dan bau badan. Berikut salah satu resep/ ramuan sederhana yang bisa digunakan untuk meringankan asma/ gangguan pernafasan.

RESEP MERINGANKAN ASMA/ GANGGUAN PERNAFASAN:

Bahan :


1. Serai/ sereh, tanpa daun 10 batang

2. Gula aren 2 ons

Cara Membuat :

Batang serai dicuci, dimemarkan, lalu direbus bersama gula dengan 5 gelas air hingga tinggal separuhnya. Diangkat, disaring dan diminum 4x sehari ½ gelas.

Meskipun banyak kandungan dalam serai yang bermanfaat, namun haruslah tetap bijak dalam penggunaaannya seperti berkonsultasi terlebih dahulu kepada pakar/ ahli dibidang herbalis/ ahli medis. Demikianlah, sedikit informasi mengenai hal- hal tentang tanaman serai/ sereh. Semoga bermanfaat..

Wallahu’alam..

Baca Selengkapnya ...

Senin, 14 Mei 2018

Keistimewaan Daun Salam

Nama daun ini tak asing lagi, terutama bagi kaum hawa atau siapapun yang rajin berkutat di dapur. Daun yang dimaksud adalah daun salam. Tanaman ini bertajuk rimbun sampai mencapai ketinggian 25 m. Biasanya diperbanyak dengan setek, cangkok, atau biji. Biji diambil dari buah tua berwarna merah kehitaman sebesar butiran jagung yang manis.

Banyak jenis masakan yang menyertakan daun salam sebagai penyedap masakan dan pengharum makanan. Selain itu, sudah lama daun dari anggota famili Myrtaceae ini diketahui berkhasiat obat. Seduhan daun dan kulit batang bisa dimanfaatkan sebagai penawar sakit perut dan diare.

Bahkan salah satu yang sering digunakan adalah rebusan daunnya untuk mengatasi kolesterol tinggi dan asam urat. Asam urat adalah hasil akhir dari metabolisme tubuh berkat bantuan enzim xantin oksidase. Karena gangguan metabolisme sehingga kadar asam urat meningkat dalam darah alias hiperurikemia. Dampaknya, asam urat menumpuk pada persendian. Inilah yang menyebabkan ngilu. Sakit pada persendian itu disebut artritis atau gout.

Cara yang biasa digunakan untuk mengobati sakit persendian karena asam urat adalah :

Ambil tujuh(7) helai daun salam, dicuci bersih lalu direbus dalam 2 gelas air bersih. Dengan api kecil daun direbus tanpa campuran apapun dalam wadah hingga mendidih. Setelah dingin segelas rebusan itu diminum pagi dan diulang lagi menjelang tidur. Nah, demikianlah sedikit informasi tentang keistimewaan daun salam. Semoga bermanfaat..

Wallahu’alam...

Sumber: trubus 388-maret 2002

Baca Selengkapnya ...