ASSALAMU'ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH

Jumat, 16 Maret 2012

Manfaat Minum Air Sambil Duduk


Mengapa Rasulluloh shallalohualaihiwassalam memerintahkan kita minum sambil duduk?..Ternyata secara medis di dalam tubuh manusia terdapat penyaringan sfringer. Saringan tersebut dapat terbuka ketika duduk dan tertutup ketika berdiri.

Air yang kita minum belum 100 % steril untuk diolah tubuh. Bila minum sambil berdiri, maka air tidak tersaring oleh sfringer, tapi langsung masuk ke kantung kemih dan dapat menyebabkan penyakit kristal ginjal.

Terapi Air Putih
1.Minum 2 gelas setelah bangun tidur dapat membersihkan organ-organ internal.
2.Minum 1 gelas air, 30 menit sebelum makan dapat membantu fungsi seluruh pencernaan dan ginjal.
3.Minum 1 gelas air sebelum mandi, dapat menurunkan tekanan darah.
4.Minum 1 gelas air sebelum tidur, dapat mencegah stoke dan serangan jantung.
Baca Selengkapnya ...

STRES


Stres atau ketegangan mental merupakan penyakit yang sulit diukur secara objektif. Karena sulit diukur, banyak orang merehkan stres. Sering melupakan bahwa sebagian korban serangan jantung sekaligus juga korban stres. Ketika seseorang mengalami stres, tubuh akan bereaksi dengan cara menghasilkan hormon adrenalin dan kortisol.

Kedua hormon ini memiliki efek meningkatkan denyut jantung, tekanan darah, laju pernafasan, dan membuat otot-otot tegang. Lemak-lemak dan faktor penggumpalan darah meningkat dan pencernaan berhenti bekerja ketika seseorang mengalami stres. Semua ini sebenarnya merupakan mekanisme pertahanan diri dari tubuh saat menghadapi stres. Akan tetapi, jika hal ini berlangsung dalam waktu yang lama, sama saja artinya dengan menyodorkan diri kepada penyakit.

Menurut teori General Adaption Syndrome, jika dibiarkan berlarut-larut, stres dapat menyebabkan kerusakan jiwa dan tubuh. Lambat atau cepatnya kerusakan tersebut sangat tergantung pada kadar stresor (penyebab pemicu stres) dan daya tahan seseorang untuk mengatasi indikasinya. Daya tahan ini sangat berkaitan dengan faktor gizi, olah raga, keturunan dan tipe kepribadian. Dalam memandang stres, yang terpenting diperhatikan adalah kadarnya. Gejala seseorang menghadapi stres mudah diketahui penderitanya. Stres tidak selamanya berarti negatif. Jika seseorang mampu mengelola stres dengan baik, justru stres menyebabkan peningkatan prestasi kerja dan pendorong semangat hidup.

Apa sesungguhnya yang terjadi dengan irama tubuh ketika seseorang mengalami stres? Dalam kondisi stres, gerakan jantung lebih kuat dan tekanan darah lebih tinggi. Aliran darah bergerak lebih kuat dan tekanan darah lebih tinggi. Aliran darah bergerak menjauhi daerah perut karena darah banyak mengalir kearah jantung dan organ-organ saraf serta otot, proses fungsi kimia tubuh dan mesin pencernaan terganggu, limpa menciut sambil melepaskan persediaan butir-butir darah yang ada padanya. Gula yang tersimpan dalam hati akan dialirkan ke pembuluh darah. Reaksi kimia tubuh ini adalah jawaban atas sinyal-sinyal emosi, seperti takut, marah, sedih, kecewa yang sampai ke otak dan selanjutnya turun ke kelenjar-kelenjar hormon yang terdapat di seluruh tubuh. Ketika sedang stres, hipofisis memberi perintah kepada kelenjar adrenal untuk memproduksi lebih banyak hormon adrenalin dan noradrenalin.
Baca Selengkapnya ...

Menghilangkan Batu Empedu Secara Alamiah Oleh dr.Lai Chiu Nan


Batu empedu tak banyak dirisaukan orang, tapi sebenarnya semua perlu tahu karena kita bisa mengidapnya. Apalagi karena batu empedu bisa berakhir dengan penyakit kanker. “kanker sendiri tidak pernah muncul sebagai penyakit pertama”,kata dr.Lai Chiu Nan. “Umumnya ada penyakit lain yang mendahuluinya”tambahnya. Dalam penelitian di tiongkok saya menemukan bacaan bahwa orang-orang yang terkena kanker biasanya ada banyak batu dalam tubuhnya. Selain itu banyak kasus pengidap batu empedu yang berakhir dengan operasi.

Hampir semua ada batu empedunya. Tergantung besar kecil serta banyak sedikitnya batu-batu ini. Gelagat adanya batu empedu biasanya perasaan penuh (nek/busung) sehabis makan banyak. Rasanya kurang tuntas mencernakan makanan. Dalam keadaan parah ada tambahan rasa nyeri di ginjal. Bila mengira ada batu empedunya, cobalah cara dr. Chiu Nan untuk menghilangkannya secara alamiah.

Aturan Pengobatan:
Selama 5 hari berturut-turut minumlah 4 gelas sari buah apel (hijau) setiap hari atau makanlah 4 atau 5 buah apel, tergantung selera. Apel berkhasiat untuk melembutkan batu empedu. Selama hari-hari ini boleh makan seperti biasa.

Pada hari ke 6 JANGAN MAKAN MALAM. Jam ke 6 malam telanlah 1 sendok teh“Epsom Salt” (magnesium sulfat) atau Garam inggris dengan segelas air hangat.
Jam 8 malam lakukan hal sama. Magnesium Sulfat digunakan untuk membuka pembuluh-pembuluh kandung empedu.

Jam 10 malam campurkan ½ cangkir minyak zaitun atau minyak wijen dengan ½ cangkir sari jeruk segar. Aduklah secukupnya sebelum diminum. Minyaknya untuk melumasi batu-batu guna melancarkan lolosnya. Keesokan harinya anda akan menemukan batu-batu hijau dalam limbah air besarmu.”batu-batu ini biasanya mengambang”,kata dr.Chiu Nan. Tanpa gelagat mengidapnya sekalipun anda mungkin mengeluarkan beberapa butir juga.
Baca Selengkapnya ...

PERILAKU YANG DIPENGARUHI KIMIA TUBUH


Diketahui bahwa sakit dapat berupa sakit organis, yaitu sakit yang disebabkan adanya gangguan pada sel-sel tubuh atau karena stimulus terhadap jaringan saraf sebagai akibat gangguan pada jaringan tubuh. Selain itu, sakit dapat pula disebabkan oleh mekanisme psikologis, tanpa gangguan fisik.kondisi seperti inilah yang disebut sakit yang fungsional. Pola laku makhluk hidup tidak terlepas dari sifat biokimia tubuh. Pada hewan, perilaku dipengaruhi kelenjar hormon, sedangkan perilaku manusia banyak dipengaruhi oleh pendidikan, pengalaman, latar belakang dan lingkungan keagamaan.

EMOSI.
Yang mempengaruhi emosi adalah hormon adrenalin dan noradrenalin yang dihasilkan oleh kelenjar adrenalin yang menempel pada bagian atas ginjal. Kelebihan produksi hormon ini akan menimbulkan gejala-gejala psikologis negatif seperti panik, takut, murung, sedih berkepanjangan, cemas, kehilangan pegangan dan terharu tanpa sebab. Emosi tersebut dapat berlanjut pada sikap marah, berang, berani tidak terkendali bila diiringi perilaku agresif.

AGRESIF.
Yang memegang peranan penting dalam perilaku agresif adalah hormon vasopresin. Hormon ini diproduksi oleh kelenjar hipofosis yang berada di bawah otak. Tidak terkendalinya hormon inin akan meningkatkan agresifitas yang negatif misalnya perilaku perkosaan. Hormon vasopresin memiliki efek yang kurang baik, yaitu memaksa pembuluh darah kecil berkontraksi (mengerut). Pengerutan ini bertahan lama, terutama terhadap pembuluh darah jantung koroner. Oleh karena itu, orang yang bertipe agresif cenderung terkena serangan jantung dan stoke.

PERILAKU SOSIAL.
Hormon bulbus olfaktorius, yang letaknya di bagian otak, adalah hormon pengatur perilaku sosial. Homon ini diproduksi sepanjang hidup manusia, terbanyak yaitu ketika menginjak usia reproduksi yang diawali dengan masa pubertas. Oleh karena itu, pada masa remaja ini ada kecenderungan berperilaku reproduksi, yaitu kecenderungan mencari teman dari lawan jenis.

PERILAKU KEIBUAN.
Insting keibuan dipengaruhi oleh hormon oksitosin yang dikeluarkan oleh kelenjar hipofisis. Hormon oksitosin akan memacu produksi hormon prolaktin. Peningkatan hormon oksitosin dipengaruhi hormon steroid yang dikeluarkan oleh organ-organ reproduksi atau indung telur.

PERILAKU REPRODUKSI dan SEKSUAL.
Hormon yang berkaitan dengan perilaku reproduksi dan seksualitas dihasilkan oleh organ indung telur dan testis serta kelenjar hipofisis. Hormon-hormon tersebut berperan sebagai pembeda jenis kelamin pada awal kehidupan janin dan sebagai pelestari manusia ketika memasuki tahap reproduksi. Keseimbangan mekanisme hormon akan berdampak bagi perilaku positif, yaitu perilaku benar dan terkendali.
Baca Selengkapnya ...

Selasa, 22 Februari 2011

Si Pipih Indikator Air Bersih









Si pipih yang dimaksud di sini adalah salah satu jenis cacing anggota Phylum Platyhelminthes dari kelas Turbelaria.Si pipih ini adalah Planaria Sp. Planaria Sp merupakan hewan yang hidup bebas dengan habitat yang berbeda-beda, beragam dari perairan yang berarus lambat sampai pada perairan danau dan tertutupi oleh bebatuan atau dedaunan, yang penting airnya jernih.

Menurut salah satu sumber yang pernah kubaca, Planaria sp adalah invertebrata berupa cacing pipih berukuran kecil berwarna cokelat gelap dan pemakan makanan beraneka ragam tapi cenderung karnivora karena paling suka makan bangkai hewan lain. Kalau pengalamanku (dilihat dari ciri dan karakteristiknya kayaknya sih planaria) Planaria sp atau si pipih ini awalnya warnanya putih setelah kuberi makan nyamuk, dia menghisap darah nyamuk tersebut sehingga warnanya berubah jadi lebih gelap(lht gbr kanan lalu ke kiri).

Selain itu, Planaria Sp juga menunjukkan berbagai perilaku sebagai respon terhadap berbagai macam rangsang yang meliputi cahaya, sentuhan, aroma, dan rasa. Jadi dia sangat sensitif terhadap polutan atau pencemar sehingga Planaria Sp atau si pipih ini hanya mampu bertahan hidup di air yang bersih. Makanya si pipih ini bisa dijadikan salah satu sebagai indikator biologi bahwa air itu bersih. (maksudnya kualitas air cukup bagus, karena air tidak terkontaminasi limbah terutama limbah B3 (beracun, berbau, berwarna). Meski begitu, pemakaian air tetap bijak memperhatikan cara penggunaaannya, bukan serta merta langsung diminum tanpa direbus/ disaring terlebih dahulu.

Sedikit pengetahuan tentang Planaria Sp.
Planaria memiliki tubuh pipih (dorsoventral), bilateral simetri dan tidak bersegmen. tubuh bagian dorsal memiliki auricle (aurikula / berbentuk telinga) dan eyespot (bintik mata), sedangkan tubuh bagian ventral terdapat mulut, pharynk, dan lubang kelamin. Tubuh memiliki peredaran darah, anus, dan coelom, Sedangkan system sarafnya masih sangat sederhana.

Mata Planaria Sp disebut dengan eye spot merupakan bintik mata yang sensitif terhadap cahaya matahari sehingga planaria lebih banyak menghabiskan banyak waktu di bawah bebatuan atau daun-daun. Pada kepala terdapat bagian yang mirip dengan bentuk telinga (auricle) dipenuhi oleh banyak reseptor kimia. Menggerakkan kepala yang kesatu sisi ke sisi lain sehingga menyebabkan Planaria Sp mengetahui atau merasakan adanya sinyal kimia (bau) yang berdifusi dari sumber makanan.

Planaria Sp memiliki kemampuan untuk bereproduksi secara seksual dan aseksual. Yang paling unik adalah reproduksi secara aseksual. Kalau tubuhnya dipotong-potong beberapa bagian si pipih ini (dalam beberapa hari) akan membentuk lagi bagian-bagian yang hilang seperti tubuh yang utuh seperti keadaan semula. Detailnya bisa lihat sendiri di buku-buku biologi atau referensi lainnya...

Sumber gbr: www.petshop-zoomania.com, www.web.mit.edu
Baca Selengkapnya ...

Rabu, 10 Maret 2010

Penyakit Dan Obat Pada Lalat


Nabi Bersabda, "Apabila seekor lalat masuk ke dalam minuman salah seorang kalian, maka celupkanlah ia, kemudian angkat dan buanglah lalatnya sebab pada salah satu sayapnya terdapat penyakit dan pada sayap lainnya ada obatnya (HR. Bukhari, Ibn Majah, dan Ahmad).Dalam riwayat lain: "Sungguh pada salah satu sayap lalat ada racun dan pada sayap lainnya obat, maka apabila ia mengenai makananmu maka perhatikanlah lalat itu ketika hinggap di makananmu, sebab ia mendahulukan racunnya dan mengakhirkan obatnya" (HR. Ahmad, Ibn Majah).

Diantara mu'jizat kenabian Rasulullah dari aspek kedokteran yang harus ditulis dengan tinta emas oleh sejarah kedokteran adalah alat pembuat sakit dan alat pembuat obat pada kedua sayap lalat sudah beliau ungkapkan 14 abad sebelum dunia kedokteran berbicara. Dan penyebutan lalat pada hadits itu adalah bahwa air tetap suci dan bersih jika dihinggapi lalat yang membawa bakteri penyebab sakit kemudian kita celupkan lalat tersebut agar sayap pembawa obat (penawarnya) pun tercelup ke air.
Dan percobaan ilmiah kontemporer pun sudah dilakukan untuk mengungkapkan rahasia di balik hadits ini. Bahwasannya ada kekhususan pada salah salah satu sayapnya yang sekaligus menjadi penawar atau obat terhadap bakteri yang berada pada sayap lainnya.

Oleh karena itu, apabila seekor lalat dicelupkan ke dalam air keseluruhan badannya, maka bakteri yang ada padanya akan mati, dan hal ini cukup untuk menggagalkan "usaha lalat" dalam meracuni manusia, sebagaimana hal ini pun telah juga ditegaskan secara ilmiah. Yaitu bahwa lalat memproduksi zat sejenis enzim yang sangat kecil yang dinamakan Bakter Yofaj, yaitu tempat tubuhnya bakteri. Dan tempat ini menjadi tumbuhnya bakteri pembunuh dan bakteri penyembuh yang ukurannya sekitar 20:25 mili mikron. Maka jika seekor lalat mengenai makanan atau minuman, maka harus dicelupkan keseluruhan badan lalat tersebut agar keluar zat penawar bakteri tersebut. Maka pengetahuan ini sudah dikemukakan oleh Nabi kita Muhammad sallallahu 'alaihi wasallam dengan gambaran yang menakjubkan bagi siapapun yang menolak hadits tentang lalat tersebut.

Dan Dr. Amin Ridha, Dosen Penyakit Tulang di Jurusan Kedokteran Univ. Iskandariyah, telah melakukan penelitian tentang "hadits lalat ini" dan menegaskan bahwa di dalam rujukan-rujukan kedokteran masa silam ada penjelasan tentang berbagai penyakit yang disebabkan oleh lalat. Dan di zaman sekarang, para pakar penyakit yang mereka hidup berpuluh-puluh tahun, baru bisa mengungkap rahasia ini, padahal sudah dibongkar informasinya sejak dahulu. Yaitu kurang lebih 30-an tahun yang lalu mereka menyaksikan dengan mata kepala sendiri obat berbagai penyakit yang sudah kronis dan pembusukan yang sudah menahun adalah dengan lalat.
Berdasarkan hal ini, jelaslah bahwa ilmu pengetahuan dalam perkembangannya telah menegaskan penjelasannya dalam terori ilmiah sesuai dengan hadits yang mulia ini. Dan mukjizat ini sudah dikemukakan semenjak dahulu kala, 14 abad yang silam sebelum para pakar kedokteran mengungkapkannya baru-baru ini.

sumber : www.islamicmedicine.org
Baca Selengkapnya ...

Senin, 25 Januari 2010

Hikmah Pengharaman Alkohol : Dampaknya Terhadap Jantung


Dr. Sath-han Ahmad (United State of America)

Sudah menjadi sesuatu yang diketahui umum, yaitu adanya dampak yang sangat kentara dari alkohol terhadap otak dan kerja hati (liver), kecuali apabila hal itu digunakan untuk tujuan-tujuan sosial atau untuk medis.Ada sebuah pemahaman yang menyatakan bahwa penggunaan alkohol dalam jumlah kecil tidak berdampak pada toksin atau mempengaruhi anggota tubuh lainnya sehingga tidak boleh melarang penggunaan alkohol.

Oleh karena itu, aku melaksanakan penelitian ini untuk memastikan ada-tidaknya dampak yang signifikan terhadap jantung bagi manusia. Penelitian juga aku lakukan terhadap zat aditif "khomer" bagi responden. Tes percobaan adalah 6 jenis alkohol dengan kandungan 43% saya berikan kepada orang biasa yang sehat yang berusia 23 - 30 tahun selama 2 jam, bagi kelompok pertama, dan 1 jam bagi kelompok kedua. Dan ternyata, kerja jantung jadi berdebar kencang.

Terhadap kelompok pertama, setelah berselang 60 menit (1 jam), kandungan al-kohol menjadi + 74 mcm/ml ada penambahan selama pemompaan darah 90 - 96 mili kedua. Dan penambahan waktu kepastian 44 - 52, bertambah persentase keduanya dari 0,299 sampai 323. Dan mulai menurun setelah 2 jam pertama padahal jumlah alkohol dalam darah bertambah sampai 111 mg dengan peningkatan yang sangat cepat/drastis (pada kelompok kedua) dan terjadi dis-fungsi organ perut bagian kiri setelah 30 menit. Hal ini terjadi ketika keadaan alkohol dalam darah mencapai 50 mg/100ml.

Adapun pada kelompok ketiga. Kami melakukan studi komparasional terhadap 5 orang yang aku beri saccharine dan terjadi penurunan pada tiga hal tersebut pada setiap orang.
Oleh karena itu, penggunaan alkohol dengan dosis "kecil/atau tidak seberapa" akan menyebabkan terjadinya disfungsi organ secara berkala; dan pada orang-orang biasa bila tidak berkala. Dan untuk menganalisis kerja jantung pada pada saat diberi zat aditif tersebut di atas, maka 3 orang yang sudah kecanduan khomer, kami melakukan studi komparasinya dengan kelompok orang-orang biasa yang sehat. Berdasarkan hipotesis : Ada perbedaan yang jelas pada keadaan dan gejala-gejala jantung, maka diketahui bahwasanya ditemukan keadaan yang sangat jelas pada setiap responden tentang disfungsi organ perut bagian kiri, baik besar atau pun kecil. Dan disfungsi ini lebih jelas lagi pada orang yang sedang sakit yang relatif lebih lama pada lama-tidaknya kerja jantung. Pada 12 pasien tidak mengetahui penyebab pembengkakan jantung, sebab ukuran/volume organ perut bagian kiri dan volume darah dan terbuang berbeda lebih jelas dibandingkan pada responden orang biasa.

Dan pada 11 orang yang menderita sakit tambahan, tidak mengetahui pembengkakan jantung dengan perbedaan yang jelas, yaitu adanya penambahan atau pengurangan volume pompa darah.Pada 18 pasien, mengetahui adanya pembengkakan jantung tanpa diserta gejala, terjadi penurunan atau dis-fungsi kerja pompa jantung secara jelas dan disertai penurunan volume dan darah yang terbuang.

Berdasarkan hal tersebut, penggunaan alkohol (sebagai zat aditif) adalah kritis secara terus-menerus terhadap jantung. Hal ini diawali dengan berdebarnya detak jantung dan sampai pada tahapan berikutnya, sakit; penurunan stamina tubuh pada kerja pompa darah, kemudian pembengkakan jantung, munculnya dis-fungsi jantung. Dan informasi yang diperoleh dari percobaan terhadap sejumlah anjing menguatkan data kami ini, dimana kami telah memberi makan 7 anjing tersebut secara paralel 5 kebutuhan anjing tersebut akan energi panas melalui alkohol selama 18 bulan. Maka, terjadilah dis-fungsi/penurunan yang sangat jelas pada jumlah yang terbuang dari organ perut bagian kiri, dan pada kekuatan tulang biseps. Adapun pembengkakan pada organ perut dan inflamasi ataupun perubahan pada keduanya, maka hal itu tidak terjadi, dan terjadinya penurunan potassium dengan adanya catatan pada biseps jantung anjing (64, dimana sebelumnya 72).

Berdasarkan hal tersebut, pengunaan alkohol dengan dosis apapun dan dalam kondisi apapun bukan hanya mempengaruhi aqidah saja, bahkan berdampak kepada jantung dengan dampak yang sangat berbahaya.Sesungguhnya hukum pengharaman di dalam Islam adalah sesuatu yang sudah dogmatis dan terbatas yang tidak ada porsi sedikitpun untuk meragukannya atau mengingkarinya. Sikap Islam terhadap penggunaannya minuman beralkohol dalam dosis kecil adalah sangat jelas yang tidak perlu penjelasan tambahan, sebagaimana disebutkan dalam hadits-hadits Rasulullah. Adapun orang-orang kafir dan kalangan pendosa, mereka mengikuti kaidah-kaidah mereka dari aspek kemanusiaan dan medik untuk melegalkan penggunaan alkohol dalam dosis rendah ....

Maka mereka akhirnya menyangka bahwa dosis rendah tidak akan berdampak secara signifikan, tidak jadi haram, dan tidak membahayakan tubuh. Dari hal ini pun akhirnya dimungkinkan penggunaan alkohol dalam dosis sedang untuk tujuan-tujuan medik.Oleh karena itu, dipandang perlu bahwa kita dalam setiap moment selalu mengedepankan ilmu dan dalil untuk memuaskan mereka-mereka yang tidak yakin dengan asas komitmen dalam kita bertahkim dengan hukum ilahi.
Baca Selengkapnya ...